Orang Belanda disebut Orang Kayo Putih sebagai lawan Raja Jambi (Orang Kayo Hitam) (Muchlas,1995). Lebih lanjut tentang asal-usul “Suku Anak-Dalam” ini juga dimuat pada seri profil masyarakat terasing (BMT, Depsos, 1988) yakni sebagai berikut :
Situs Orang Kayo Hitam. Candi Orang Kayo Hitam pertama kali ditemukan pada tahun 1999, dan mulai dilakukan ekskavasi pada tahun 2000 dan 2001. Pada tahun 1999 dilaporkan pula penyerta temuan lainnya berupa sejumlah keramik asing dan sebuah tangan arca. Kemudian pada tahun 2006 ditemukkan lagi reruntuhan bata kuno. Secara administrasi, Situs
Jambi 4 Pinang Muda Jambi 5 Selendang Mayang Jambi 6 Timang-Timang Anakku Sayang Jambi 7 Timang-timang anakku sayang Jambi 8 Tanduklah Tirus Jambi 9 Angso Duo Jambi 10 Orang Kayo Hitam Jambi 11 Puteri Muaro Jambi Jambi 12 Sarolangun Jambi 13 Nelayan Jambi 14 Gadis Rimbo Bujang Jambi 15 Dagang Manumpang ( Cik Minah ) Jambi 16 Ketimun Bungkuk Jambi
PBolI.